Di satu sisi, aku juga meminta bantuan Soobin untuk mendidik anaku juga. Karena anak cowoku ini selerea ceweknya seperti Soobin. Anaku malas dan tidak mau berubah. Soobin langsung meyetujuinya.
Pendidikan yang aku berikan membuat anak Soobin menjadi sepertiku. Soobin merasa ada aku di setiap hari hidupnya. Ia menjadi lebih menyayangi anak itu dari anaknya yang lain.
Kami jadi saling bertemu untuk membicarakan anak kami masing-masing. Benih-benih cinta pun kembali muncul di hati Soobin. Dia mulai mendekatiku. Dia menjadi terbuka terutama soal suaminya. Anak-anak kita menyetujui hubungan kami. Anaku dan anak Soobin mengidolakan kami jika punya pasangan.
Kami akhirnya terlibat cinta terlarang. Meskipun, kami sudah saling punya pasangan, akhirnya cinta kami beralih dari pasangan kami. Kami sering bertemu dan menjadi seperti orang pacaran. Soobin mengajaku kencan. Aku bilang jangan, namun dia tetap memaksa. Dia mengaku sangat mencintai aku. Dia baru sadar setelah menikah bahwa lebih baik sama aku. Banyak orang yang tidak mengetahui kalau kami saling mencintai, mereka menyuruh kami menikah karena melihat kecocokan kami.
Soobin pun sering berhubungan intim denganku berulang kali untuk mengungkapkan sayangnya sama aku. Dia mencoba menjadi wanita yang terbaik untukku ketika kami bertemu. Aku dan Soobin merasakan sebagai pasangan suami istri yang sebenarnya.
Sampai suatu hari, Soobin hamil. Suaminya bingung karena sudah lama tidak berhubungan intim. Soobin berbohong bahwa ketika suaminya pulang mabuk beberapa hari yang lalu ia mengajak Soobin berhubungan intim. Namun, Soobin mengaku kepadaku bahwa itu anak kita berdua. Ia berjanji akan merawat anak kita dengan baik. Sampai tuapun kami jadi sering bertemu karena anak-anak kami. Anak-anak kami sebenarnya menyetujui jika kami bersatu.
Suatu hari ketika pasangan kami sudah tiada. Kami yang sudah kakek nenek bersatu menjadi satu rumah, anak-anak kami membelikan kami rumah. Dan kami masih merasakan cinta yang berkobar. Cucu kamipun mengidolakan kakek-nenek ini sebagai pedoman istri/suami masing-masing.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar