Jumat, 03 Maret 2017

Hayalanku 5

                Suatu hari, banyak cewek yang mulai mendekatiku. Karena aku sudah mapan dan terkenal. Namun, aku tetap belum menemukan tambatan hatiku. Aku terus memilah-memilih cewek. Aku tidak mau sembarang memilih cewek.
                Beberapa bulan kemudian, adik cewek dari teman SDku yang hampir setiap hari kami selalu saling kontak mulai mendekatiku. Dulu aku sempat sayang sama dia namun, ia tidak merespon cintaku itu. Namun aku jalani saja.
                Suatu hari, aku kontak-kontakan lagi dengannya,  dia bercerita dia sudah diputusin sama cowoknya. Cowoknya memilih cewek lain alias tukang selingkuh. Aku berusaha untuk mengurangi intensitas kontak-kontakan kami, karena hatiku masih sakit.
Suatu hari, dia bertanya kepada orang tuanya tentang memilih pria untuk dijadikan pasangan. Orang tuanya lalu menasehatkan carilah pasangan yang mau terima kamu apa adanya, menghargai kamu. Kemudian, ibunya bertanya ada ga cowok yang selalu ada buat kamu dikala sedih maupun susah? Setelah itu, dia masuk kamar dan merenung. Saat merenung, dia juga membuka Youtube dan menemukan channel Youtubeku. Dia merasa terhibur melihat channelku meskipun channelku bukan channel hiburan. Dia lalu tersadar bahwa kriteria yang disebutkan orang tuanya ada padaku.
                Kemudian, dia berjuang mati-matian mendekatiku, karena ia merasa yakin di dalam hatinya bahwa aku adalah orang yang ia butuhkan. Di satu sisi, dia menyesal kenapa dulu dia tidak meresponku. Dalam sebuah pertemuan, aku hanya bilang, “Jika kamu mau menjadi bagian dari hidupku, kamu harus menyembuhkan luka hati ini.”
                Dia datang ke kantorku setiap hari. Mengajakku bertemu. Mengajaku keluar ketika weekend. Aku menyadari kalo dia begitu mencintaiku. Tapi aku dihadapkan pada banyak pilihan wanita yang mendekatiku. Ada yang mendekati dengan alasan uang, ada yang ingin balikan sama aku karena aku sudah mapan, kemudian ada yang ingin cepat kawin karena usia, dll.

                Setelah liburan di luar negeri, aku memutuskan untuk merespon adiknya temans SDku itu dan menjadikan dia istriku. Aku merespon apa yang dia lakukan. Aku mulai melakukan pdkt dengannya sampai akhirnya kami menikah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar